Sejarah Perkembangan Musik Dunia (Masa Awal Hingga Modern)
Guna mengerti secara lebih jauh berbagai pengaruh-pengaruh seni musik barat terhadap seni musik Nusantara, baik bila kita pelajari terlebih dahulu tentang perkembangan musik dunia (khususnya Barat). Kita akan melihat perkembangan aliran musik Barat itu mulai dari periode awal Masehi sampai pra-modern.
Pada zaman ini perkembangan musik gereja merosot. Sedangkan musik duniawi mulai mendapat perhatian dan kedudukan yang penting di masyarakat. Sebelumnya, instrumen musik hanya digunakan sebagai pengiring lagu yang kemudian mulai dibuat komposisinya. Instrumen orgel mulai mendapat perhatian di Italia dan Jerman, sedangkan di Inggris lebih memperhatikan instrumen pendahulu piano yaitu virginal.
Inti dalam perkembangan musik zaman Renaissance adalah adanya refomasi agama katolik pada tahun 1517 dengan pertumbuhan musik gereja protestan yang dipelopori oleh Dr. Martin Luther (1483-1546). Dalam liturgi Luther, ia mengharuskan lagu gereja dinyanyikan dalam bahasa rakyat. Martin Luther merupakan pembina koral evangelis yang mengajarkan lagu-lagu syair dan mengolah lagu-lagu kotbah gereja. Bahkan beliau juga membuat lagu-lagu baru, seperti Ein Fester Burg ist Unser Gott dengan bantuan sahabatnya Johann Walther (1496-1570) dan Heinrich Schuetz (1585-1672), seorang pencipta musik gereja evangelis yang terbesar sebelum Johann Sebastian Bach.
Komponis besar pada zaman ini adalah Johann Sebastian Bach (16851750) dan George Friederich Handel (1685-1759).
![]() |
| Tokoh Musik Zaman Barok “Johann Sebastian Bach” |
a. Pembatasan penggunaan nada-nada penghias (ornament)
b. Penggunaan akor trinada
c. Penggunaan crescendo dan decrescendo
d. Penggunaan accelerando (mempercepat tempo) dan ritardando (memperlambat tempo) dalam penyajian musik
Bentuk musik sonata, simfoni, concerto, dan karya-karya lepas (pieces) mengalami pendalaman dan penyempurnaan yang ekspansif. Komponis yang terpenting pada zaman klasik adalah John Stamitz, Franz Joseph Haydn, dan Wolfgang Amadeus Mozart.
![]() |
| Tokoh Musik Zaman Romantik “Franz Peter Schubert” |
8. Musik Modern (Abad 20 sampai Sekarang)
Janin musik modern adalah ekperimen komposisi di Konservatori Paris, yang dilakukan dengan gamelan, hibah dari Nederland tahun 1887 bagi HUT ke-100 tahun Revolusi Perancis 1889. Komponis musik modern dimulai pada tokoh Claude Achille Debussy (1862-1918) sebagai pelopor impresionisme. Musik Debussy mengkolaborasikan berbagai sistem tonal pentatonik (gamelan Jawa) dalam karya musiknya. lnstrumentasi dalam orkes mengalami perubahan dengan lebih condong ke ekonomi-orkes, berupa ansambel kecil. Skala nada pentatonis merupakan sesuatu yang fleksibel. Akornya menarik, eksotis, aneh tapi memaksa orang untuk mendengar. Musiknya memberikan suasana tersendiri yang memberikan pengaruh luar biasa bagi pendengar. Komponis ternama zaman modern di antaranya: Richard Strauss (1864-1947), Arnold Schoenberg (1874-1951), Bela Bartok (1881-1945), dan lgor Stravinsky (1882-1971). Mereka merupakan komponis ekspresionis modern.
Salah satu tujuan sikap modernisme yaitu emansipasi dan pembebasan dari dan pembatasan, keterbelengguan, dan keterikatan dasar. Musik abad 20 menyukai ketidakteraturan karena menimbulkan ketegangan tekateki yang tidak terduga. Cerminan dinamika waktu dipahami dengan banyak dilakukannya pendekatan terhadap bunyi-bunyi sekeliling seperti suasana kota, lalu lintas, kantor, pabrik, terminal bus, dan stasiun kereta api.
Perkembangan awal teknologi elektronik audio visual (dinamo, telegraf, telepon, gramafon, radio, film, piringan hitam, dsb) pada permulaan abad 20, memberikan peluang ke arah medan kebebasan suara yang luas.
Episode baru perkembangan musik modern abad ke-20 ditandai pada tahun 1940-an. Kemajuan pesat musik elektronik banyak ditentukan di stasiun radio dan studio rekaman musik. Pierre Schaeffer, seorang teknisi Radio diffusion Television Francaise (RTF) membuat rekaman musik elektronik yang disebut musik konkrit. Pada tanggal 5 Oktober 1948 musik konkrit disiarkan di Paris dalam acara “Konser Bunyi”. Konser ini mendapat sambutan publik secara luas yang melahirkan jenis musik baru. Penyiaran musik secara luas tersebut dikenal sebagai musik elektronik.
Tahun 1960-an, perkembangan media musik elektronik semakin pesat dengan lahirnya alat seperti synthesizer, media perekam multijalur (multitrack), multimedia elektronik, dan komputer. Muncul tokoh-tokoh musik kontemporer seperti Luciano Berio, Bruno Maderna, Henri Pousseur, Luc Ferrari, Philip Glass, Steve Reich, Lou Harrison, dan masih banyak lagi lainnya. Jenis-jenis musik baru dengan berbagai faham, aliran, dan gaya terus bermunculan. Liberalisasi musik terjadi di mana-mana. Banyak jenis baru musik kontemporer yang begitu muncul langsung mati, atau hanya mampu bertahan sebentar. Kesesaatan (temporary) merupakan salah satu ciri paling menonjol dari sifat-sifat musik kontemporer.
Perkembangan tren musik perkusi, musik rakyat, teater musik, musik film, rock, jazz, gamelan, musik populer, musik hiburan, dan musik-musik lainnya juga telah menjadi tanda-tanda budaya umum (urban culture) musik abad 20. Musik telah menjadi bahasa kode keseharian yang sama-sama disepakati kebutuhannya.
Baca juga:
Pengertian Seni Musik dan Unsur-Unsur Seni Musik Secara Lengkap
9 Unsur-Unsur Seni Musik Lengkap dengan Penjelasannya
Jenis-Jenis Alat Musik Lengkap Keterangan dan contoh Gambarnya




